Kronologi Ledakan Petasan di Pekalongan yang Tewaskan dan Lukai Belasan Warga
Kota Pekalongan mencatat dua insiden ledakan petasan dalam sepekan terakhir yang menelan korban jiwa dan luka serius. Kedua peristiwa ini memperkuat alasan pemerintah dan kepolisian untuk menindak tegas penggunaan petasan Syawalan Pekalongan secara menyeluruh.
Insiden pertama terjadi di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, pada Sabtu (21/3/2026) dini hari. Ledakan hebat yang diduga berasal dari petasan berukuran besar menghancurkan sebuah rumah hingga rata dengan tanah dan melukai sembilan remaja sekaligus.
Dari sembilan korban tersebut, empat orang mengalami kondisi kritis akibat luka bakar serius. Peristiwa ini mengguncang warga sekitar dan memicu kekhawatiran luas di seluruh Kota Pekalongan.
Selanjutnya, insiden kedua terjadi di kawasan Kuripan Kidul Gang 2, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam kejadian ini, ledakan petasan melukai tiga remaja laki-laki secara langsung.
Satu korban akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu, satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif, dan satu korban lain mengalami luka sobek di bagian kaki.
Pada akhirnya, rangkaian insiden petasan Syawalan Pekalongan ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat tentang bahaya nyata bahan peledak rakitan. Wali Kota dan kepolisian berharap warga segera meninggalkan tradisi berbahaya ini demi menjaga keselamatan bersama di setiap perayaan Syawalan.











