Porprov Jateng 2026 Libatkan 10.528 Atlet dan Pelatih, Digelar Oktober

Porprov Jateng 2026 diikuti 10.528 atlet dan pelatih
Persiapan Porprov Jateng 2026 yang akan digelar Oktober mendatang.

SEMARANG, jatengupdate.web.id jatengupdate.web.idPorprov Jateng 2026 dipastikan akan menjadi ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi dengan melibatkan sedikitnya 10.528 atlet dan pelatih dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Pekan olahraga daerah ini rencananya digelar pada Oktober 2026 dengan mempertandingkan 59 cabang olahraga dan total 830 nomor pertandingan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng mulai mematangkan berbagai persiapan.

Porprov Jateng 2026 Diikuti 35 Kabupaten/Kota

Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan ajang Porprov Jateng 2026 akan menjadi momentum penting untuk menampilkan prestasi olahraga daerah. Seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah dipastikan ambil bagian.

“Kami akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi yang diikuti 35 kabupaten/kota. Ini ajang kehormatan untuk menampilkan prestasi olahraga Jawa Tengah. Insyaallah digelar Oktober 2026,” ujarnya usai audiensi di Semarang, Selasa (3/3/2026).

Menurut dia, total keterlibatan mencapai 10.528 orang yang terdiri dari atlet dan pelatih. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya skala penyelenggaraan ajang olahraga provinsi tersebut.

Selain itu, penyelenggara menargetkan pelaksanaan berjalan lancar karena ajang ini juga menjadi barometer pembinaan olahraga daerah.

Venue Pekan Olahraga Provinsi Jateng 2026 Dipusatkan di Semarang Raya

Untuk lokasi pertandingan, sebagian besar venue Porprov Jawa Tengah 2026 akan dipusatkan di wilayah Semarang Raya. Namun, beberapa cabang olahraga digelar di daerah lain.

Cabor aeromodeling akan berlangsung di Blora, sedangkan balap sepeda dijadwalkan digelar di Kota Surakarta. Sementara itu, upacara pembukaan akan berlangsung di Kota Semarang dan penutupan di Kabupaten Kendal.

Panitia menilai pemusatan venue penting untuk efisiensi penyelenggaraan sekaligus memudahkan mobilitas kontingen. Selain itu, kesiapan infrastruktur menjadi pertimbangan utama.

Dengan skema tersebut, diharapkan distribusi pertandingan tetap merata namun koordinasi penyelenggaraan lebih efektif.

Sayembara Logo dan Maskot Segera Diumumkan

Dalam audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, KONI juga melaporkan perkembangan sayembara logo dan maskot Porprov Jateng 2026. Saat ini telah terpilih tiga nominasi terbaik.

Sujarwanto menyebut gubernur bersama tim seleksi sudah menentukan pilihan final. Pengumuman resmi pemenang sayembara dijadwalkan sekitar 9 Maret 2026.

“Pak Gubernur dan tim seleksi sudah memilih. Nanti itu yang akan kita pakai untuk logo dan maskotnya. Timeline pelaksanaan juga sudah disepakati,” jelasnya.

Penetapan identitas visual tersebut diharapkan mampu meningkatkan gaung Pekan Olahraga Provinsi Jateng 2026 di tingkat nasional.

Dukungan Pemprov untuk Porprov dan Bidding PON 2032

KONI Jawa Tengah juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi untuk proses bidding tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032. Menurut Sujarwanto, dukungan gubernur sangat krusial.

Ia menilai momentum Porprov Jawa Tengah 2026 dapat menjadi etalase kesiapan daerah dalam menggelar event olahraga berskala nasional bahkan internasional.

“PON ini ajang besar bagi kita sekaligus momentum menjual Jawa Tengah di mata nasional, bahkan dunia,” tegasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan persetujuannya terhadap penyelenggaraan Porprov maupun rencana bidding PON 2032.

Ia bahkan telah menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah untuk menyiapkan seluruh kebutuhan yang bisa dipenuhi pemerintah provinsi.

“Saya sepakat semua. Tapi saya titip agar atlet-atlet kita dijaga dan dilindungi betul. Koordinasikan dengan Dispora Provinsi apa yang dibutuhkan,” ujarnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Sukses Ajang Olahraga Provinsi Jateng

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah, Masrofi, menegaskan bahwa ajang olahraga provinsi Jateng ini merupakan kerja bersama antara Pemprov dan KONI.

Menurut dia, Porprov juga menjadi bagian dari persiapan menuju PON 2028 sehingga kualitas penyelenggaraan harus benar-benar dijaga.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan sektor swasta.

“Terpenting adalah kolaborasi antara pemprov dan KONI, juga sinergi dengan para pengusaha agar kegiatan Porprov ini berjalan baik dan lancar,” katanya.

Selain fokus pada penyelenggaraan, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan program penghargaan bagi atlet berprestasi.

Rencananya, pemerintah provinsi akan memberikan tali asih kepada atlet yang berprestasi pada SEA Games Thailand, Popnas, dan Peparnas pada Kamis (5/3/2026).

Penutup

Dengan melibatkan lebih dari 10 ribu peserta, Porprov Jateng 2026 diproyeksikan menjadi ajang olahraga daerah terbesar di Jawa Tengah. Sinergi antara Pemprov, KONI, dan berbagai pihak diharapkan mampu memastikan penyelenggaraan berjalan sukses sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju level nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *