Pasar Murah Jawa Tengah di Bergas Ludes dalam 3 Jam, Warga Serbu Sembako Jelang Lebaran 2026

Ratusan warga rela antre demi mendapatkan beras SPHP dan MinyaKita dengan harga miring di halaman Kantor Camat Bergas, Kabupaten Semarang.

Ratusan warga antre membeli beras SPHP dan MinyaKita di pasar murah Jawa Tengah yang digelar di Kecamatan Bergas menjelang Lebaran 2026.
Ratusan warga memadati halaman Kantor Camat Bergas, Kabupaten Semarang, untuk membeli kebutuhan pokok dalam program Gerakan Pangan Murah menjelang Idulfitri 2026, Jumat (6/3/2026).

Harapan Warga Akan Rutinitas Penstabilan Harga

Pelaksanaan program pasar murah Jawa Tengah ini tidak hanya mencatatkan kesuksesan dari sisi penjualan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pembeli. Masyarakat yang berhasil mendapatkan sembako bersubsidi merasa sangat tertolong, terutama dalam mengatur keuangan keluarga menjelang Lebaran. Bantuan nyata seperti inilah yang paling dinantikan oleh kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu warga yang beruntung, Hartini (40), tidak bisa menyembunyikan rasa gembiranya usai memborong beras dan telur dengan harga murah. Ia mengaku sudah mengantre sejak pagi dan merasa pengorbanan waktunya sangat sepadan dengan penghematan yang ia dapatkan. Baginya, operasi pasar ini sangat meringankan beban dapur di tengah naiknya berbagai harga kebutuhan pokok.

Sebagai penutup, warga asal Wujil ini menitipkan harapan besar kepada jajaran pemerintah daerah. “Harapannya kegiatan seperti ini bisa dilakukan sesering mungkin. Kalau bisa di luar bulan puasa juga tetap ada,” pungkas Hartini penuh harap. Secara keseluruhan, program pangan murah ini telah terbukti menjadi instrumen pemerintah yang paling ampuh dalam melindungi daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *