Rincian Harga Diskon Sembako Jelang Lebaran
Daya tarik utama dari diskon sembako jelang Lebaran ini tentu saja terletak pada selisih harganya yang cukup jauh di bawah standar pasar tradisional. Hal ini memberikan ruang napas bagi masyarakat di tengah himpitan ekonomi menjelang hari raya. Berdasarkan data dari panitia, masyarakat bisa menghemat belasan ribu rupiah untuk setiap komoditas yang mereka beli.
Sebagai contoh nyata, beras SPHP dalam kemasan 5 kilogram dilepas dengan harga Rp57.000 per kantong. Angka ini jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan harga pasaran saat ini yang sudah menembus angka Rp63.000 per lima kilogram. Selain itu, beras hasil produksi Gapoktan ditawarkan seharga Rp59.000 per kemasan, berbanding terbalik dengan harga pasar yang melonjak hingga kisaran Rp69.000 sampai Rp70.000.
Pada komoditas minyak goreng, MinyaKita dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau yakni Rp15.000 per liter. Padahal, ketersediaan MinyaKita di pasar tradisional mulai menipis dan harganya dilaporkan telah merangkak naik hingga menyentuh Rp18.000 per liter. Oleh sebab itu, stan penjualan minyak goreng menjadi salah satu titik antrean paling padat sejak acara baru saja dimulai.
Selanjutnya, komoditas lauk pauk berupa telur ayam ras dijual dengan harga subsidi sebesar Rp25.500 per kilogram. Harga ini tentunya sangat meringankan beban warga, mengingat harga telur ayam di pasar umum saat ini masih tertahan di angka Rp29.000 per kilogram. Terakhir, komoditas cabai merah segar kemasan plastik 200 gram dijual seharga Rp10.000, lebih murah Rp6.000 dibandingkan harga normal pasar yang mencapai Rp16.000.













