Pasar Murah Jawa Tengah di Bergas Ludes dalam 3 Jam, Warga Serbu Sembako Jelang Lebaran 2026

Ratusan warga rela antre demi mendapatkan beras SPHP dan MinyaKita dengan harga miring di halaman Kantor Camat Bergas, Kabupaten Semarang.

Ratusan warga antre membeli beras SPHP dan MinyaKita di pasar murah Jawa Tengah yang digelar di Kecamatan Bergas menjelang Lebaran 2026.
Ratusan warga memadati halaman Kantor Camat Bergas, Kabupaten Semarang, untuk membeli kebutuhan pokok dalam program Gerakan Pangan Murah menjelang Idulfitri 2026, Jumat (6/3/2026).

Komitmen Keberlanjutan Gerakan Pangan Murah Jateng

Melihat tingginya animo masyarakat dan cepatnya stok barang yang habis, pemerintah daerah menyadari bahwa intervensi ekonomi ini belum sepenuhnya merata. Menyikapi hal tersebut, Gerakan Pangan Murah Jateng diproyeksikan akan terus digenjot frekuensinya di berbagai titik strategis. Pemerintah menargetkan wilayah-wilayah dengan tingkat inflasi lokal yang tinggi sebagai prioritas operasi pasar berikutnya.

Lebih lanjut, Lendi menegaskan bahwa jajarannya telah menyusun skenario mitigasi untuk memastikan stok pangan tetap stabil hingga perayaan Idulfitri usai. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk kembali menggelar kegiatan serupa di kecamatan-kecamatan lain yang berada di wilayah Kabupaten Semarang. Kesiapsiagaan ini dinilai penting untuk meredam kepanikan masyarakat akibat isu kelangkaan sembako.

Dengan tegas, Lendi menjamin bahwa stok dari Bulog maupun petani lokal masih dalam kondisi aman terkendali. “Kita selalu ready, tinggal menunggu perintah pimpinan saja untuk turun kembali ke lapangan,” ungkapnya memberikan kepastian kepada masyarakat luas. Hal ini sekaligus menjadi sinyal positif bahwa pemerintah tidak akan lepas tangan dalam mengawal pergerakan harga pangan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *