Banjir Ketanggungan Brebes: Bendungan Cisadap Meluap, 48 Warga Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Hujan Deras Picu Luapan Bendungan Cisadap, Tujuh Desa di Kecamatan Ketanggungan Terendam Air

Banjir Ketanggungan Brebes merendam tujuh desa akibat luapan Bendungan Cisadap di Kabupaten Brebes Jawa Tengah
Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Ketanggungan Brebes , jatengupdate.web.idBanjir Ketanggungan Brebes menjadi peristiwa bencana yang menarik perhatian publik setelah Bendungan Cisadap meluap dan merendam tujuh desa di kecamatan tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (25/3/2026) malam akibat hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berhasil mengevakuasi 48 warga ke tempat aman. Sementara itu, pihak berwenang memperkirakan total warga terdampak mencapai 7.536 kepala keluarga (KK) yang tersebar di tujuh desa.

Peristiwa banjir luapan Bendungan Cisadap ini memicu respons cepat dari berbagai instansi terkait. Selain itu, koordinasi antarunit penyelamat berjalan efektif sehingga proses evakuasi berlangsung sigap dan tepat sasaran.

Kronologi Banjir Ketanggungan Brebes akibat Luapan Bendungan Cisadap

Berdasarkan laporan lapangan, banjir mulai melanda kawasan Kecamatan Ketanggungan sekitar pukul 19.30 WIB. Hujan lebat yang turun secara terus-menerus sepanjang sore hingga malam hari menyebabkan debit air Bendungan Cisadap meningkat tajam.

Akibatnya, volume air melampaui kapasitas tampung bendungan dan meluap ke permukiman warga di sekitarnya. Genangan air pertama kali melanda Desa Buara sebelum meluas ke desa-desa lain di Kecamatan Ketanggungan.

Warga terdampak segera melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Brebes. Selanjutnya, BPBD meneruskan informasi ke Unit Siaga SAR Cilacap untuk penanganan darurat.

Langkah cepat ini mempercepat proses mobilisasi tim penyelamat ke lokasi bencana. Dengan demikian, tim penyelamat dapat segera mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah maupun area tergenang.

Kondisi cuaca yang tidak bersahabat sempat menyulitkan akses menuju titik-titik terdampak. Namun, tim SAR gabungan tetap bergerak cepat menggunakan peralatan khusus untuk menjangkau lokasi terisolasi.

Proses Evakuasi 48 Warga Terdampak Genangan Air di Ketanggungan

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, menyampaikan bahwa timnya memfokuskan operasi pencarian dan pertolongan di beberapa titik terdampak paling parah. Adapun tujuh desa yang menjadi prioritas evakuasi meliputi Desa Karangmalang, Ketanggungan, Cikeusal Lor, Padakaton, Dukuhturi, Buara, dan Kubangwungu.

Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan sedikitnya 10 unit perahu karet untuk menjangkau permukiman warga. Peralatan ini menjadi andalan utama mengingat ketinggian air yang cukup tinggi di sejumlah titik lokasi banjir Ketanggungan Brebes.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 48 warga dalam kondisi selamat ke tempat yang lebih aman. Selain itu, tim juga memastikan seluruh korban mendapat penanganan awal, termasuk kebutuhan logistik dasar seperti makanan dan selimut.

Di samping itu, tim penyelamat secara aktif memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Tim menyampaikan imbauan tersebut mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlangsung di wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya.

Oleh karena itu, petugas meminta warga yang tinggal di area rawan banjir untuk tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan. Tim SAR juga mengimbau perangkat desa setempat untuk terus memantau kondisi debit air di sekitar Bendungan Cisadap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *