Santunan Anak Yatim Rembang, 1.000 Anak Terima Bantuan

Penyerahan santunan anak yatim di Pendapa Museum Kartini Rembang
Bupati Rembang menghadiri penyaluran santunan kepada 1.000 anak yatim.

Rembang, jatengupdate.web.id — Program Santunan Anak Yatim Rembang kembali digelar dengan menjangkau 1.000 penerima manfaat. Pemerintah Kabupaten Rembang menyampaikan apresiasi atas konsistensi dunia usaha dalam mendukung perlindungan sosial bagi anak yatim.

Kegiatan santunan tersebut diselenggarakan oleh PT Sukun Wartono Indonesia di Pendapa Museum Kartini, Rabu (25/2/2026). Pemerintah daerah menilai program ini memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemkab Rembang Apresiasi Program Santunan Anak Yatim Rembang

Bupati Rembang Harno menegaskan bahwa Santunan Anak Yatim Rembang merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat.

Menurut Harno, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga penerima. Selain itu, kegiatan ini juga memberi motivasi bagi anak-anak yatim agar tetap semangat menempuh pendidikan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Tetap semangat belajar dan berdoa, jangan patah semangat,” ujarnya saat acara berlangsung.

Pemkab Rembang, lanjut dia, terus berupaya memperluas perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, dukungan dari sektor swasta menjadi bagian penting dalam mempercepat capaian tersebut.

Penguatan Perlindungan Sosial dan Akses Pendidikan

Selain mendukung program Santunan Anak Yatim Rembang, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah strategis di bidang pendidikan. Salah satu program prioritas yang sedang dipersiapkan adalah sekolah rakyat.

Program sekolah rakyat direncanakan mulai beroperasi pada Juli mendatang. Pemerintah menargetkan layanan pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

“Sekolah rakyat ini gratis, mulai dari SD, SMP, hingga SMA dengan sistem asrama. Lokasinya di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang,” jelas Harno.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah. Tujuannya agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.

Sinergi CSR PT Sukun dalam Bantuan Anak Yatim Rembang

Corporate Secretary PT Sukun Wartono Indonesia, Deka Hendratmanto, menjelaskan bahwa program Santunan Anak Yatim Rembang telah berjalan secara berkelanjutan. Pada 2026, kegiatan ini memasuki tahun kesembilan pelaksanaan.

Awalnya, program CSR tersebut hanya menjangkau lima kota. Namun, seiring waktu, cakupannya berkembang menjadi 10 kota di wilayah perwakilan Pati dan Semarang.

Deka menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen mempertahankan program sosial tersebut. Hal ini sejalan dengan semangat CSR perusahaan.

“Pesan tersebut menjadi semangat kami dalam menjalankan program CSR dengan slogan Urip Iku Urup. Kami berharap PT Sukun dapat terus bertahan dan memberi manfaat lebih luas,” ungkapnya.

Dampak Sosial Santunan Yatim Pemkab Rembang

Pelaksanaan Santunan Anak Yatim Rembang dinilai memberi dampak sosial yang signifikan. Program ini membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberi dukungan moral kepada penerima.

Selain itu, kegiatan bantuan anak yatim Rembang juga memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan sosial daerah. Pemerintah daerah berharap pola kolaborasi ini terus berlanjut.

Pemkab Rembang menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci. Dengan kerja sama berkelanjutan, program perlindungan sosial diharapkan semakin luas jangkauannya.

Penutup

Program Santunan Anak Yatim Rembang yang menjangkau 1.000 penerima menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Pemkab Rembang menilai kegiatan ini efektif memperkuat perlindungan sosial masyarakat.

Ke depan, pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi serupa sekaligus memperluas akses pendidikan melalui program sekolah rakyat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *