Penambalan Jalan Pemalang Jelang Mudik: DPU TR Percepat Penanganan Titik Berlubang

DPU TR Pemalang percepat penanganan jalan berlubang di ruas strategis. Delapan UJI turun menangani titik rusak di 14 kecamatan jelang arus mudik Lebaran 2026.

Petugas DPU TR Pemalang melakukan penambalan jalan berlubang di ruas strategis jelang mudik Lebaran 2026
Petugas DPU TR Pemalang mempercepat penambalan jalan berlubang di sejumlah ruas strategis jelang arus mudik Lebaran 2026.

Perbaikan Jalan Berlubang Pemalang Lebaran Libatkan Delapan UJI di 14 Kecamatan

DPU TR Pemalang mengerahkan delapan Unit Jalan dan Irigasi untuk menangani kerusakan jalan. Kedelapan UJI tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang. Secara khusus, mereka menangani ruas jalan kabupaten yang menjadi jalur strategis di 14 kecamatan.

Setiap UJI bertanggung jawab atas wilayah kerja masing-masing. Tim bekerja secara simultan agar penanganan berjalan cepat dan merata. Dengan demikian, seluruh ruas jalan strategis di Kabupaten Pemalang mendapat perhatian yang sama.

Tambal jalan rusak Pemalang mudik 2026 ini mencakup wilayah utara hingga selatan kabupaten. Ruas jalan di wilayah selatan seperti Karangsari–Pulosari juga menjadi fokus penanganan. Selain itu, ruas Kebondalem–Caur di wilayah tengah turut masuk dalam daftar prioritas.

Di wilayah Kecamatan Petarukan, beberapa ruas jalan juga mendapat penanganan khusus. Ruas Iser–Kendaldoyong dan Widodaren–Karangasem termasuk dalam prioritas perbaikan. Bahkan, ruas Petarukan–Gondang juga masuk dalam daftar pemeliharaan rutin.

Sementara itu, ruas Jalan Sindoro di wilayah Kota Pemalang juga mendapat perawatan. DPU TR mempersiapkan ruas tersebut untuk pemeliharaan rutin secara berkala. Oleh karena itu, kondisi jalan di pusat kota tetap terjaga dengan baik menjelang Lebaran.

Penanganan Jalan Pemalang Arus Mudik, Rekonstruksi Besar Setelah Lebaran

Yuniar menjelaskan bahwa penanganan jalan Pemalang arus mudik saat ini berfokus pada pekerjaan darurat. Tim mengutamakan penutupan lubang agar jalan tetap aman untuk dilalui. Terutama, keselamatan pengguna jalan selama periode mudik menjadi prioritas utama.

“Untuk sementara yang kami lakukan adalah penanganan darurat berupa penutupan lubang,” ujar Yuniar. Ia menegaskan bahwa langkah ini bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara. Pada kenyataannya, penanganan darurat menjadi langkah paling efektif dalam waktu singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *