Namun, beberapa komoditas tetap mengalami kenaikan harga secara alami. Telur ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah menunjukkan tren peningkatan. Oleh karena itu, tim terus memantau harga secara rutin di seluruh pasar.
Yonas juga mengantisipasi dinamika yang muncul menjelang Lebaran. Lonjakan pengunjung pasar dan munculnya pedagang tiban menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, potensi kemacetan dan peningkatan volume sampah di kawasan pasar juga perlu penanganan.
“Kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi,” imbuh Yonas. Tim mengatur pedagang dan memperkuat keamanan pasar secara menyeluruh. Pengelolaan parkir dan kebersihan juga mendapat perhatian khusus dari petugas.
Kesiapan Lebaran Kota Magelang Mencakup Layanan Publik Lengkap
Pemkot Magelang menyiagakan berbagai layanan publik untuk mendukung aktivitas masyarakat selama Lebaran. Dinas Kesehatan menyiapkan layanan darurat di beberapa titik strategis. Tim pengawas juga meningkatkan pemantauan keamanan pangan di seluruh pasar.
Petugas Dishub melakukan ramp check kendaraan angkutan umum untuk memastikan keselamatan pemudik. Pemkot juga menyiagakan personel kebencanaan dan layanan darurat di berbagai lokasi. Dengan demikian, masyarakat mendapat perlindungan menyeluruh selama periode Lebaran.
Dengan kesiapan yang komprehensif ini, Wali Kota Magelang siaga Lebaran memastikan seluruh aspek layanan publik berjalan optimal. Harga pangan yang stabil, stok yang mencukupi, dan layanan publik yang lengkap menjadi modal utama. Masyarakat Kota Magelang dapat merayakan Idulfitri 1447 H dengan aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.













