Safari Ramadan Sragen 2026, Bupati Fokus 3 PR Besar

Bupati Sragen Safari Ramadan di Jenar dan Tangen
Bupati Sragen Sigit Pamungkas saat Safari Ramadan bersama masyarakat.

SRAGEN, jatengupdate.web.id — Safari Ramadan Sragen 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sragen untuk menegaskan komitmen penyelesaian tiga pekerjaan rumah besar daerah. Prioritas tersebut meliputi penanganan jalan rusak, pemenuhan penerangan jalan umum (PJU), serta percepatan pengentasan kemiskinan.

Penegasan itu disampaikan Bupati Sragen Sigit Pamungkas saat rangkaian Safari Ramadan di Kecamatan Jenar dan Tangen, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi forum silaturahmi dan komunikasi langsung pemerintah dengan masyarakat.

Safari Ramadan Sragen 2026 Jadi Media Penyampaian Prioritas

Dalam kunjungan Ramadan Bupati Sragen tersebut, agenda diawali dengan salat Dhuhur berjamaah di Masjid Al Huda, Desa Dawung, Kecamatan Jenar. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan salat Ashar berjamaah di Masjid Al Hadi, Desa Dukuh, Kecamatan Tangen.

Bupati menyampaikan bahwa Safari Ramadan Pemkab Sragen tidak hanya berisi kegiatan keagamaan. Pemerintah juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan arah kebijakan pembangunan kepada masyarakat.

Menurut Sigit, terdapat tiga fokus utama yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ketiganya berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah akan bekerja secara bertahap namun terukur. Pendekatan tersebut dilakukan agar program berjalan sesuai kemampuan fiskal daerah.

Perbaikan Jalan Rusak Jadi Prioritas Utama

Pada sektor infrastruktur, Pemkab Sragen mencatat terdapat 136 titik jalan rusak. Data tersebut belum termasuk kerusakan tambahan akibat cuaca ekstrem.

Bupati menjelaskan perbaikan akan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Pemerintah menyesuaikan pelaksanaan dengan kemampuan anggaran daerah setiap tahun.

Dengan alokasi sekitar Rp100 miliar per tahun, pemerintah memperkirakan perbaikan besar dapat dituntaskan dalam tiga tahun. Namun demikian, ia meminta masyarakat memahami jika belum semua ruas tertangani pada tahun berjalan.

Program Safari Ramadan Sragen ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi warga terkait kondisi infrastruktur. Pemerintah berkomitmen melakukan pemetaan kebutuhan secara lebih detail.

Pemenuhan PJU dalam Program Safari Ramadan Pemkab Sragen

Selain jalan, kebutuhan penerangan jalan umum menjadi perhatian penting. Dari total kebutuhan sekitar 23 ribu titik, realisasi saat ini baru mencapai sekitar 10 persen.

Bupati menyebut pemenuhan PJU akan dilaksanakan bertahap mulai 2027. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan lingkungan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan program Safari Ramadan Sragen turut digunakan untuk memetakan wilayah yang masih minim penerangan. Pemerintah ingin memastikan pemerataan layanan infrastruktur.

Dengan perencanaan bertahap, Pemkab Sragen menargetkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.

Program Pengentasan Kemiskinan Terus Diperkuat

Dalam upaya menekan angka kemiskinan, pemerintah daerah menggulirkan sejumlah program sosial. Kebijakan tersebut menyasar kelompok masyarakat prasejahtera.

Beberapa program yang dijalankan antara lain pembebasan PBB untuk kategori tertentu, Sekolah Rakyat, serta pemberian seragam gratis bagi siswa SD dan SMP. Selain itu, tersedia beasiswa perguruan tinggi bagi warga kurang mampu.

Pemkab Sragen juga menyiapkan pelatihan kerja dan program magang ke Jepang. Program ini ditujukan bagi keluarga prasejahtera agar memiliki peluang peningkatan ekonomi.

Melalui Safari Ramadan Sragen 2026, pemerintah ingin memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan tepat sasaran. Evaluasi berkala akan terus dilakukan.

Baznas Salurkan Bantuan untuk Warga

Pada kesempatan yang sama, Baznas Kabupaten Sragen menyalurkan 600 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang membutuhkan di lokasi kegiatan.

Salah satu penerima bantuan, Sulastri, warga Desa Dawung, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Ia menyebut bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan selama Ramadan.

Pemerintah daerah berharap penyaluran bantuan sosial dapat meringankan beban masyarakat. Program kolaboratif dengan Baznas akan terus dilanjutkan.

Penutup

Safari Ramadan Sragen 2026 menjadi momentum Pemkab Sragen menegaskan fokus penyelesaian tiga persoalan utama daerah. Melalui perbaikan infrastruktur, pemenuhan PJU, dan pengentasan kemiskinan, pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *