Peresmian Jalan Parakan Patean Jateng, Ahmad Luthfi Sebut Penguat Ekonomi dan Wisata

Gubernur Ahmad Luthfi meresmikan jalan Parakan Patean di Temanggung
Peresmian preservasi jalan provinsi di Temanggung untuk mendukung ekonomi dan wisata

TEMANGGUNG, jatengupdate.web.idperesmian jalan Parakan Patean Jateng dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai langkah memperkuat konektivitas ekonomi dan sektor wisata di wilayah tersebut.

Peresmian dua paket preservasi jalan itu dipusatkan di Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Senin (23/2/2026). Ruas yang diresmikan meliputi Jalan Parakan (Temanggung)–Patean (Kendal) dan Jalan Wonosobo–Dieng (Banjarnegara).

Peresmian Jalan Parakan Patean Jateng Perkuat Konektivitas

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai proyek ini strategis karena kedua ruas menjadi penghubung kawasan ekonomi dan destinasi wisata. Jalan Parakan–Patean menghubungkan Temanggung dengan Kendal, sedangkan ruas Wonosobo–Dieng membuka akses menuju kawasan wisata Dieng.

Secara rinci, paket preservasi Jalan Parakan–Patean mencakup penanganan sepanjang 4 kilometer dengan anggaran Rp15,29 miliar. Adapun paket Jalan Wonosobo–Dieng mencakup 3,925 kilometer dengan biaya Rp9,75 miliar.

Pekerjaan dilaksanakan pada Juli hingga Desember 2025. Penanganan meliputi pelapisan ulang (overlay) dua lapis serta pengerasan bahu jalan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur.

Ahmad Luthfi mengatakan, ruas tersebut merupakan bagian dari total 2.440,12 kilometer jalan provinsi yang terus ditingkatkan kemantapannya.

“Jalan ini bagian dari 2.440,12 kilometer jalan provinsi yang telah ditingkatkan menjadi mantap untuk digunakan,” ujar Luthfi.

Preservasi Jalan Temanggung Kendal dan Wonosobo Dieng Dongkrak Ekonomi

Menurut Luthfi, peresmian jalan Parakan Patean Jateng tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memenuhi layanan dasar masyarakat. Jalan provinsi, kata dia, harus menjamin keamanan dan keselamatan pengguna.

Selain itu, perbaikan jalan provinsi Jawa Tengah diharapkan memperlancar distribusi barang dan mobilitas warga. Dengan konektivitas yang lebih baik, pemerintah optimistis akan muncul pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Jalan provinsi harus bisa memberikan keselamatan lalu lintas dan menghubungkan perekonomian masyarakat seluruh kabupaten/kota, serta bagian membentuk perekonomian baru untuk swasembada pangan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jalan milik provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah ini dinilai krusial menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Jawa Tengah adalah pusat arus mudik nanti. Jadi pastikan semua jalan dalam kondisi mantap, jangan sampai ada komplain dari publik,” tegasnya.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Kepala Desa Ngadirejo, Muhammad Abdillah Al Kafi, menyampaikan apresiasi atas proyek tersebut. Ia menilai peningkatan jalan sangat membantu aktivitas harian warga di sepanjang ruas Parakan–Patean.

Menurut dia, masyarakat kini merasakan manfaat nyata dari peningkatan jalan provinsi Jawa Tengah tersebut. Ia berharap pembangunan serupa dapat berlanjut di titik lain.

“Ini sangat bermanfaat. Semoga tahun ini jalan di titik lain juga dibangun agar semua ikut merasakan pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Bupati Temanggung Agus Setyawan juga sempat meninjau ruas tersebut saat proses pekerjaan masih berlangsung. Kunjungan itu sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi jalan rusak.

Akses Utama Petani dan Wisatawan

Ruas Parakan–Patean merupakan jalur vital bagi warga menuju pusat Kabupaten Temanggung maupun Kabupaten Kendal. Jalan ini juga menjadi akses utama bagi masyarakat di Kecamatan Bejen, Candiroto, dan sekitarnya.

Dengan selesainya peresmian jalan Parakan Patean Jateng, arus lalu lintas diharapkan semakin lancar. Distribusi hasil pertanian dari wilayah hulu ke hilir pun diproyeksikan lebih efisien.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai peningkatan kualitas jalan akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, akses menuju kawasan wisata Dieng diperkirakan semakin nyaman bagi wisatawan.

Ke depan, pemeliharaan jalan provinsi Jawa Tengah akan terus dilakukan secara berkala. Pemerintah menargetkan seluruh ruas strategis berada dalam kondisi mantap untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Penutup

Peresmian jalan Parakan Patean Jateng menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat konektivitas wilayah, mendukung sektor wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemantauan kondisi jalan akan terus dilakukan, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *