Bahkan, antrean warga terlihat cukup panjang di beberapa stan selama kegiatan berlangsung. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan Lebaran dengan harga hemat. Meskipun demikian, suasana pasar murah tetap berlangsung tertib dan kondusif.
Keberhasilan pasar murah di Desa Serang menjadi motivasi bagi Pemkab untuk memperluas jangkauan. Selanjutnya, Pemkab akan terus menggelar program serupa di desa-desa lain di Kabupaten Pemalang. Dengan begitu, lebih banyak warga merasakan manfaat dari program pengendalian inflasi ini.
Bazar Sembako Murah Petarukan Pemalang Jaga Stabilitas Harga
Bazar sembako murah Petarukan Pemalang ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Pada kenyataannya, harga kebutuhan pokok selalu cenderung naik menjelang Lebaran. Oleh karena itu, intervensi Pemkab melalui pasar murah sangat efektif menekan lonjakan harga.
Di sisi lain, kehadiran berbagai stan dari instansi pemerintah dan UMKM menciptakan ekosistem pasar yang kompetitif. Bahkan, harga yang ditawarkan menjadi acuan bagi pedagang di pasar tradisional. Akibatnya, pedagang tidak bisa menaikkan harga secara berlebihan.
Dengan terselenggaranya pasar murah Pemalang Lebaran 2026 di Desa Serang ini, Pemkab menunjukkan komitmen nyata menjaga daya beli masyarakat. Sebanyak 1.000 paket sembako murah telah tersedia untuk meringankan beban warga jelang Idulfitri 1447 H. Pada akhirnya, kolaborasi antar instansi menjadi kunci sukses program yang sangat dinantikan masyarakat ini.













