Exit Tol Patimura Salatiga Masuk Tahap Lelang, Kontrak Proyek Segera Ditandatangani

Proyek pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga menuju tahap kontrak pembangunan
Pemerintah Kota Salatiga dan PT Trans Marga Jateng membahas perkembangan proyek Exit Tol Patimura yang kini memasuki tahap lelang kontraktor.

SALATIGA, jatengupdate.web.id — Exit Tol Patimura Salatiga semakin mendekati tahap pembangunan. Pemerintah Kota Salatiga bersama PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan proyek infrastruktur tersebut telah memasuki proses lelang kontraktor dan akan segera dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak.

Exit Tol Patimura Salatiga menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi di wilayah Jawa Tengah. Selain itu, keberadaan akses tol baru tersebut diproyeksikan mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepastian mengenai perkembangan proyek Exit Tol Patimura Salatiga terungkap dalam audiensi antara Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dan jajaran PT Trans Marga Jateng. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga pada Rabu (4/3/2026).

Dalam audiensi tersebut turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait. Pertemuan itu membahas perkembangan terbaru proyek pembangunan exit tol yang telah direncanakan sejak beberapa tahun terakhir.

Pemerintah daerah menilai keberadaan Exit Tol Patimura Salatiga sangat penting bagi masa depan transportasi dan perekonomian kota. Oleh karena itu, koordinasi dengan pihak pengelola jalan tol terus dilakukan agar proyek dapat segera direalisasikan.

Exit Tol Patimura Salatiga Masuk Proses Lelang Kontraktor

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi, menjelaskan bahwa proses pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga telah berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan sebelumnya.

Saat ini, kata dia, proses lelang kontraktor untuk proyek pembangunan tersebut telah berlangsung. Bahkan, pihaknya juga telah mengumumkan calon pemenang lelang yang nantinya akan melaksanakan pekerjaan konstruksi.

Namun demikian, penandatanganan kontrak pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini karena adanya pembatasan pekerjaan di jalur tol selama masa arus mudik Lebaran.

“Proses lelang sudah berjalan dan calon kontraktor juga telah diumumkan. Penandatanganan kontrak rencananya dilakukan setelah Lebaran,” ujar Prajudi.

Ia menjelaskan bahwa selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran, pekerjaan konstruksi di sepanjang jalur tol tidak diperbolehkan. Oleh sebab itu, penandatanganan kontrak proyek kemungkinan akan dilakukan pada awal April 2026.

“Insyaallah sekitar 1 April dapat dilakukan penandatanganan kontrak. Setelah itu, proses pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga bisa segera dimulai,” jelasnya.

Meski demikian, PT TMJ masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat terkait status pembebasan lahan di sekitar kawasan exit tol tersebut. Terutama untuk rencana pelebaran jalan yang akan mendukung akses keluar masuk tol.

Proses pembebasan lahan tersebut menjadi salah satu tahapan penting agar pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga dapat berjalan lancar tanpa kendala di kemudian hari.

Pembangunan Exit Tol Salatiga Dorong Konektivitas dan Ekonomi

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyambut positif perkembangan terbaru proyek pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga. Menurutnya, kejelasan tahapan proyek menjadi kabar baik bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa proyek Exit Tol Patimura atau yang juga dikenal sebagai Exit Tol Tamansari Salatiga telah lama dinantikan. Sejak direncanakan pada 2023, proyek tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur kota.

Keberadaan exit tol baru ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi antara Kota Salatiga dengan berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain itu, akses tersebut juga akan memperlancar mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.

“Ini yang kami tunggu, kejelasan terkait exit tol Tamansari atau Patimura. Alhamdulillah sudah ada progres dan rencana penandatanganan kontrak pada 1 April,” ujar Robby.

Ia berharap seluruh tahapan proyek dapat berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Robby, keberadaan akses tol baru juga akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. Kawasan sekitar exit tol berpotensi berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.

Selain itu, peningkatan aksesibilitas juga diharapkan mampu menarik investasi baru ke Kota Salatiga. Dengan adanya akses tol tambahan, mobilitas pelaku usaha dan distribusi logistik akan menjadi lebih efisien.

Pemerintah kota bahkan telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar pembangunan proyek tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Pemkot Siapkan Jalur Alternatif Selama Pembangunan

Pemerintah Kota Salatiga memastikan akan menyiapkan jalur alternatif guna mengantisipasi dampak lalu lintas selama pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga berlangsung.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di wilayah sekitar proyek. Selain itu, pengaturan lalu lintas juga akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pemkot Salatiga juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk kepolisian dan pengelola jalan tol. Tujuannya agar proses pembangunan dapat berjalan aman sekaligus tetap menjaga kenyamanan pengguna jalan.

Audiensi antara Pemkot Salatiga dan PT Trans Marga Jateng menjadi bukti komitmen bersama dalam mengawal proyek tersebut hingga selesai.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Jika proyek ini terealisasi sesuai target, akses transportasi menuju Kota Salatiga akan semakin mudah. Selain itu, konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah juga akan semakin kuat.

Pada akhirnya, pembangunan Exit Tol Patimura Salatiga diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas transportasi. Namun, proyek ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang investasi baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Salatiga dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *