Rekayasa Lalu Lintas Mudik DIY Antisipasi 8,2 Juta Pengunjung
Survei Kemenhub memperkirakan jumlah kedatangan ke DIY mencapai 8,2 juta orang. Angka tersebut diperoleh dari beberapa indikator utama. Di antaranya estimasi kendaraan pribadi dan jumlah penumpang kereta api.
Data penumpang kereta api mencakup kedatangan di Stasiun Tugu dan Lempuyangan. Selain itu, pemantauan kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung turut menjadi acuan. Sebagian besar pemudik diperkirakan berasal dari Jakarta dan sekitarnya.
“Data ini menjadi dasar memprediksi potensi kemacetan. Waktu tempuh normal Jakarta-Jogja sekitar enam jam dengan biaya relatif terjangkau,” jelas Kapolda.
Peningkatan volume kendaraan diprediksi mulai terjadi menjelang Hari Raya. Rekayasa lalu lintas mudik DIY menjadi sangat krusial mengingat besarnya jumlah pengunjung.
Puncak arus kedatangan diperkirakan berlangsung pada H-5 hingga H-3 Idulfitri. Pemerintah pusat mengantisipasi melalui kebijakan libur panjang. Skema Work From Anywhere (WFA) juga diterapkan di sejumlah sektor pekerjaan.
Pengaturan Lalu Lintas Arus Balik Yogyakarta Diperkuat Masifikasi Informasi
Selain fungsionalisasi tol, kepolisian menekankan pentingnya penyebaran informasi kepada masyarakat. Pemudik perlu memahami situasi di titik-titik rawan kepadatan.








