Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, jatengupdate.web.id – Sarasehan pengamanan gereja Gunungkidul berlangsung di Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari pada Senin malam (9/3/2026). Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia hadir bersama jajaran pejabat utama Polres Gunungkidul secara lengkap.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara kepolisian dan tim Pengamanan Gereja (PAGER). Kedua belah pihak membahas penguatan keamanan rumah ibadah secara komprehensif. Posisi gereja yang berada di pusat keramaian Wonosari menjadi pertimbangan utama.
Jajaran yang hadir mendampingi Kapolres antara lain Kabag Ops, Kasat Lantas, dan Kasat Samapta. Selain itu, Kasat Polair dan Kasat Binmas juga turut hadir. Kehadiran lengkap tersebut menunjukkan keseriusan Polri dalam menjaga rumah ibadah.
Sarasehan Pengamanan Gereja Gunungkidul Tekankan Kewaspadaan Dini
Dalam arahannya, AKBP Damus Asa menekankan pentingnya kewaspadaan dini bagi anggota PAGER. Ia mengimbau agar koordinasi dengan kepolisian terus diperkuat secara rutin. Langkah ini bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap tim PAGER dapat meningkatkan kewaspadaan,” ujar Kapolres. Ia juga meminta tim PAGER tidak ragu berkoordinasi dengan personel di lapangan.
Kapolres menegaskan bahwa setiap ibadah harus berjalan dengan tenang dan aman. Oleh karena itu, komunikasi dua arah antara PAGER dan Polri sangat penting. Sistem pelaporan cepat juga perlu dibangun untuk situasi darurat.
Selain itu, AKBP Damus Asa juga menyoroti perlunya deteksi dini terhadap ancaman. Tim PAGER diminta untuk peka terhadap hal-hal mencurigakan di sekitar gereja. Dengan demikian, potensi gangguan dapat dicegah sejak awal.










