Materi tersebut dinilai sangat relevan mengingat lokasi gereja yang strategis. Gereja Santo Petrus Kanisius berada di kawasan padat lalu lintas Wonosari. Oleh karena itu, anggota PAGER perlu memahami teknik pengaturan arus kendaraan.
Dengan pengetahuan tersebut, tim PAGER dapat membantu kelancaran lalu lintas saat ibadah. Pengaturan diperlukan saat jemaat datang maupun pulang dari gereja. Hasilnya, kemacetan di sekitar area gereja dapat diminimalisir.
AKP Priya menyampaikan teknik dasar pengaturan kendaraan di area terbatas. Ia juga menjelaskan cara mengarahkan kendaraan jemaat secara tertib. Selain itu, petugas PAGER diajarkan penggunaan isyarat tangan standar kepolisian.
Pemberian materi ini menjadi nilai tambah bagi pengamanan rumah ibadah Gunungkidul. Tim PAGER memiliki bekal pengetahuan baru yang aplikatif di lapangan. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga mengatur lalu lintas.
Koordinasi Keamanan Gereja Polres Gunungkidul Bangun Kemitraan Berkelanjutan
Melalui kegiatan ini, koordinasi keamanan gereja Polres Gunungkidul semakin terstruktur. Pola komunikasi antara kepolisian dan tim PAGER disepakati bersama. Saluran koordinasi dibuat agar pelaporan berjalan cepat dan efisien.
AKBP Damus Asa berharap kemitraan ini berlanjut secara konsisten ke depan. Pertemuan rutin antara Polres dan tim PAGER akan terus diagendakan. Dengan begitu, evaluasi dan perbaikan sistem keamanan berjalan berkelanjutan.










