Damar berharap kegiatan ini dapat digelar secara rutin ke depannya. Menurutnya, idealnya pasar murah diadakan setahun dua kali. Terutama, momen menjelang hari raya menjadi waktu yang paling tepat untuk menggelar kegiatan ini.
“Kami ingin membantu masyarakat menyambut Lebaran dengan suka cita,” tutur Damar. Pasar murah Kota Magelang Lebaran ini membuktikan bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak memperkuat dampak positif kegiatan bagi masyarakat luas.
Sembako Murah Kota Magelang 2026 Tarik Pembeli dari Luar Daerah
Animo masyarakat terhadap sembako murah Kota Magelang 2026 sangat tinggi. Pengunjung tidak hanya berasal dari dalam kota tetapi juga dari wilayah sekitar. Oleh karena itu, pasar murah ini memberikan manfaat yang melampaui batas administratif Kota Magelang.
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean di beberapa stan sejak pagi. Mereka rela menunggu demi mendapatkan sembako dan kebutuhan Lebaran dengan harga hemat. Meskipun demikian, suasana tetap tertib dan kondusif berkat pengaturan yang baik dari panitia.
Dengan terselenggaranya pasar murah Kota Magelang Lebaran ini, masyarakat merasakan langsung manfaat nyata dari program pemerintah. Harga telur Rp26.000, minyak goreng Rp15.000, dan berbagai kebutuhan lainnya dengan harga promo membantu warga berhemat jelang Idulfitri. Kolaborasi Pemkot Magelang bersama PKK, BUMD, Bulog, TNI, dan pelaku UMKM menjadi kunci sukses kegiatan yang sangat dinantikan masyarakat ini.













