Banjir Ketanggungan Brebes: Bendungan Cisadap Meluap, 48 Warga Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Hujan Deras Picu Luapan Bendungan Cisadap, Tujuh Desa di Kecamatan Ketanggungan Terendam Air

Banjir Ketanggungan Brebes merendam tujuh desa akibat luapan Bendungan Cisadap di Kabupaten Brebes Jawa Tengah
Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Dampak Banjir di Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes terhadap Ribuan KK

Banjir akibat luapan Bendungan Cisadap tidak hanya menimpa 48 warga yang menerima evakuasi langsung. BPBD memperkirakan total warga terdampak mencapai 7.536 KK yang tersebar di tujuh desa di Kecamatan Ketanggungan.

Bencana ini menimbulkan dampak yang cukup bervariasi, mulai dari gangguan aktivitas sehari-hari hingga kerugian materiil yang signifikan. Air merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian yang beragam di setiap titik lokasi.

Selain itu, genangan air di Ketanggungan juga memutus akses jalan di beberapa ruas. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga serta menghambat distribusi logistik bantuan ke daerah terdampak.

Lebih lanjut, genangan turut merendam sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah. Pihak sekolah terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar sementara hingga kondisi pulih sepenuhnya.

BPBD Kabupaten Brebes terus memantau kondisi di lapangan secara berkala. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir Ketanggungan Brebes secara optimal.

Tim SAR Hentikan Operasi setelah Banjir Ketanggungan Brebes Surut

Seiring dengan kondisi air yang mulai surut secara bertahap, tim lapangan menilai situasi di Kecamatan Ketanggungan sudah terkendali. Berdasarkan evaluasi tersebut, tidak ada lagi warga yang membutuhkan evakuasi darurat.

Dengan pertimbangan tersebut, Kepala Kantor SAR Cilacap resmi menghentikan operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Seluruh personel yang terlibat dalam penanganan banjir di Ketanggungan Brebes telah kembali ke instansi masing-masing.

Meskipun operasi SAR telah berakhir, BPBD Kabupaten Brebes tetap memantau perkembangan situasi secara ketat. BPBD mengambil langkah ini sebagai antisipasi mengingat musim hujan masih berlangsung di wilayah Jawa Tengah.

Kepala Kantor SAR Cilacap mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan bendungan untuk selalu waspada. Pasalnya, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih cukup besar di kawasan Brebes dan sekitarnya selama beberapa pekan ke depan.

Pada akhirnya, peristiwa banjir Ketanggungan Brebes ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya di musim hujan. Koordinasi yang cepat antara warga, BPBD, dan tim SAR gabungan terbukti efektif dalam meminimalkan korban jiwa pada peristiwa bencana ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *