Korve Lebaran Kota Tegal: 150 Personel DLH Bersihkan Sampah di Tiga Pantai Wisata

Pascalebaran Volume Sampah Meningkat, DLH Bersama OPD Gelar Korve Gabungan di Pantai Kodok, Batamsari, dan Komodo

Korve Lebaran Kota Tegal ratusan personel DLH dan OPD bersihkan sampah di pantai wisata Kota Tegal Jawa Tengah
Ratusan personel DLH dan OPD terkait membersihkan sampah di kawasan pantai wisata Kota Tegal saat kegiatan korve pascalebaran.

Tegal Timur, Kota Tegal , jatengupdate.web.idKorve Lebaran Kota Tegal menjadi agenda penting Pemerintah Kota Tegal dalam menjaga kebersihan objek wisata pantai pascalebaran. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengerahkan 150 personel untuk membersihkan sampah di Pantai Kodok, Pantai Batamsari, dan Pantai Komodo pada Jumat (27/3/2026) pagi.

Plt Kepala DLH Kota Tegal Yuli Prasetya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut amanah Presiden RI dan Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu, pemerintah kota secara konsisten menyelenggarakan korve setiap Selasa dan Jumat sebagai bagian dari komitmen menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan korve pascalebaran wisata pantai Tegal ini melibatkan berbagai instansi secara kolaboratif. Selain DLH, turut berpartisipasi Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), DPUPR, Kecamatan Tegal Timur, Kelurahan Mintaragen, Kelurahan Panggung, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Kronologi Korve Lebaran Kota Tegal di Tiga Pantai Wisata

Pascalebaran, sejumlah tempat wisata dan pusat keramaian di Kota Tegal mengalami peningkatan volume sampah yang signifikan. Objek wisata pantai yang menjadi tujuan utama warga selama libur Lebaran tidak luput dari tumpukan sampah pengunjung maupun sampah bawaan arus laut.

Menyikapi kondisi tersebut, DLH Kota Tegal segera mengorganisasi korve gabungan bersama OPD terkait pada Jumat (27/3/2026) pagi. Tim langsung menyasar tiga lokasi pantai wisata utama, yakni Pantai Kodok, Pantai Batamsari, dan Pantai Komodo.

Kegiatan korve Lebaran Kota Tegal ini berlangsung sejak pagi hari di ketiga lokasi secara serentak. Dengan cara ini, proses pembersihan berjalan efektif dan efisien di seluruh titik wisata pantai terdampak sampah.

Yuli menjelaskan bahwa pihaknya menempatkan personel secara proporsional di setiap lokasi. “Di Pantai Kodok ada sebanyak 60 personel, di Batamsari dan Komodo kurang lebih ada 80 orang, tersebar untuk bersama-sama membersihkan sampah di pantai,” ucap Yuli.

Selain itu, DLH juga mengoordinasikan pembagian zona kerja di setiap pantai agar proses pembersihan tidak tumpang tindih. Dengan demikian, setiap personel mengemban tugas yang jelas dan terarah selama kegiatan berlangsung.

Bersih-Bersih Pascalebaran di Pantai Tegal Kerahkan 150 Personel

DLH Kota Tegal menerjunkan total 150 personel yang tersebar di tiga lokasi wisata pantai secara bersamaan. Setiap personel mengemban tugas spesifik mulai dari pengumpulan sampah, pemilahan, hingga pengangkutan ke tempat pembuangan.

Di Pantai Kodok, 60 personel fokus membersihkan area pesisir dan sekitar fasilitas wisata. Sementara itu, 80 personel lainnya menyebar di Pantai Batamsari dan Pantai Komodo untuk menangani volume sampah yang cukup besar di kedua lokasi tersebut.

Tim membersihkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik bekas makanan, botol minuman, hingga sampah organik yang terbawa arus laut. Di samping itu, petugas juga memilah sampah sesuai jenisnya untuk memudahkan proses pengelolaan lebih lanjut.

Kerja bakti pascalebaran pantai Kota Tegal ini berjalan lancar berkat koordinasi solid antarinstansi yang terlibat. Dengan begitu, ketiga pantai wisata kembali bersih dan siap menyambut pengunjung dalam kondisi yang lebih nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *