Inflasi Demak Jelang Idulfitri Dikendalikan, Pemkab Intensifkan Operasi Pasar untuk Stabilkan Harga

Pemerintah Kabupaten Demak memperkuat pengawasan distribusi dan menggelar operasi pasar guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri.

Operasi pasar di Kabupaten Demak untuk mengendalikan inflasi menjelang Idulfitri
Pemerintah Kabupaten Demak mengintensifkan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri.

Demak, jatengupdate.web.idInflasi Demak jelang Idulfitri menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Demak. Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri, pemerintah daerah mengambil sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan pasokan pangan serta kelancaran distribusi barang di pasar. Selain itu, pemerintah daerah juga meningkatkan intensitas operasi pasar dan program pasar murah bagi masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta mencegah lonjakan inflasi yang biasanya terjadi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Inflasi Demak Jelang Idulfitri Jadi Fokus Pengendalian Harga

Bupati Demak Eisti’anah menegaskan bahwa pengendalian inflasi daerah menjadi prioritas pemerintah menjelang puncak arus mudik dan Hari Raya Idulfitri.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan High Level Meeting pengendalian inflasi HBKN Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026 M yang digelar di Gradhika Bina Praja, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap stok bahan pokok di pasar tradisional maupun pusat distribusi. Langkah ini dilakukan agar pasokan tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi vertikal dan pelaku usaha, guna memastikan distribusi barang tetap stabil selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

“Pengendalian inflasi bukan hanya soal menjaga angka statistik. Lebih dari itu, pengendalian inflasi merupakan upaya untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kesejahteraan tetap terjaga, khususnya selama bulan suci Ramadan,” ujar Eisti’anah.

Ia menambahkan bahwa stabilitas harga bahan pokok sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah yang paling merasakan dampak kenaikan harga.

Operasi Pasar dan Pasar Murah untuk Stabilitas Harga Demak

Selain melakukan pemantauan distribusi, pemerintah daerah juga mengintensifkan pelaksanaan operasi pasar sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi Demak jelang Idulfitri.

Program operasi pasar ini difokuskan pada penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Beberapa komoditas utama yang menjadi sasaran program tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula, serta bahan pangan penting lainnya.

Melalui operasi pasar dan pasar murah, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil. Langkah ini juga diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan menjelang hari raya.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang dapat memicu kenaikan harga di pasar.

Penguatan komunikasi publik pun dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait ketersediaan bahan pokok di wilayah Demak.

Koordinasi Lintas Sektor untuk Pengendalian Inflasi Daerah

Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Demak juga memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

Koordinasi lintas sektor dinilai sangat penting dalam menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Demak, Ahmad Nur Azizul Miftah, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan inflasi sebagai dasar dalam menentukan kebijakan pengendalian harga.

Menurutnya, berdasarkan data inflasi pada Februari 2026, tingkat inflasi nasional tercatat sebesar 4,76 persen. Sementara itu, inflasi di Provinsi Jawa Tengah berada pada angka 4,43 persen.

Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang perlu diantisipasi oleh pemerintah daerah melalui berbagai langkah pengendalian ekonomi.

“Kabupaten Demak mengacu pada pergerakan inflasi Kota Semarang. Oleh karena itu, peningkatan tersebut perlu diantisipasi melalui penguatan koordinasi antar organisasi perangkat daerah serta sinergi dengan instansi vertikal,” jelas Miftah.

Distribusi Bahan Pokok Jadi Prioritas Selama Ramadan

Selain operasi pasar, pemerintah juga memprioritaskan kelancaran distribusi bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Distribusi yang lancar dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga di tingkat pasar. Jika distribusi terganggu, maka potensi kenaikan harga akan semakin besar.

Oleh karena itu, pemerintah daerah melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi serta memastikan tidak terjadi hambatan dalam penyaluran bahan pokok ke berbagai wilayah.

Pemerintah juga bekerja sama dengan distributor, pedagang, serta pelaku usaha untuk memastikan pasokan barang tetap tersedia di pasar tradisional maupun ritel modern.

Dengan langkah tersebut, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok dapat terjaga dan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

Komunikasi Publik Diperkuat Cegah Panic Buying

Selain memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar, pemerintah daerah juga memperkuat komunikasi publik kepada masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan informasi yang transparan mengenai ketersediaan bahan pokok serta kondisi harga di pasar.

Dengan informasi yang jelas, masyarakat diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan barang.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar stabilitas harga tetap terjaga.

Upaya pengendalian inflasi Demak jelang Idulfitri ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.

Penutup

Pemerintah Kabupaten Demak terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi Demak jelang Idulfitri. Melalui pemantauan distribusi, operasi pasar, serta koordinasi lintas sektor, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, stabilitas ekonomi daerah diharapkan tetap terjaga selama Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *